wirepop.id – Rumor terbaru mengenai hadirnya PlayStation 5 Pro kembali mencuat ketika adanya laporan terbaru yang mengkonfirmasi ini sembari memberikan detail lebih lanjut perihal console yang akan menjadi versi Flagship berikutnya dari Sony PlayStation 5. Bahkan Sony selaku produsennya sudah menanyakan para developer untuk meyakinkan bahwa game mereka akan mendukung PS5 Pro, dengan fokus terhadap implementasi ray tracing.
PlayStation 5 Pro, yang kabarnya memiliki kode projek Trinity, dikabarkan akan hadir dengan GPU yang lebih kuat, dengan mode CPU yang lebih cepat juga. Ini memperlihatkan bahwa perubahaan pada model Pro akan membuat console tersebut lebih mampu untuk merender game dengan ray tracing yang diaktifkan, atau menyentuh resolusi serta frame rates yang lebih tinggi pada beberapa judul.

Kemampuan merender GPUnya kemungkinan akan meningkat 45% lebih baik dari versi non-pro, berdasarkan sebuah dokumen yang memperlihatkan fitur baru dari console tersebut. GPU-nya akan lebih besar dan menggunakan memory yang lebih cepat untuk meningkatkan kualitas Ray Tracing. Bahkan Sony juga membanggakan soal “Ray Tracing yang lebih powerful” pada dokumen tersebut.
Sesuai namanya, Pro ini akan menjadi versi high-end dari PS5, yang menandakan bahwa versi vanila atau originalnya akan tetap dijual setelah Pro yang lebih mahal ini dirilis. Sony ingin para developer memiliki judul yang mendukung keduanya.
Baca juga: Update Terbaru Metaphor: ReFantazio via Stream Eksklusif ATLUS pada 23 April!
Developer saat ini dikabarkan sudah bisa memesan test kit versi Pro dan Sony ingin semua game yang dibuat mulai Agustus nanti, melalui sertifikasi untuk dukungan terhadap PS5 Pro. Rumor sebelumnya menyatakan bahwa ada kemungkinan dirilisnya PS5 Pro sebelum akhir tahun, tepat dengan musim belanja libur panjang.
Secara CPU, versi Pro dikabarkan memiliki CPU yang sama dengan versi non-Pro, namun akan memiliki mode baru yang akan membuatnya memiliki clockspeed yang lebih tinggi di 3.85 GHz. Ini lebih tinggi 10% dibandingkan versi biasa yang hanya 3.5 GHz. Menariknya, clockspeed yang lebih tinggi ini akan memberikan arus listrik untuk lebih diarahkan ke CPU, sementara GPUnya bisa harus menurun dengan di downclock sekitar 1.5%.

Memory bandwithnya akan hadir pada 576GB/s di model Pro, dibandingkan 448GB/s pada model biasa, dan juga ini harusnya lebih efisien. Game-game akan memiliki akses lebih besar hingga 1.2GB pada system memorynya, memberikan total hingga 13.7GB pada model Pro secara keseluruhan.
Model Pro ini juga dikabarkan akan memiliki “custom architecture for machine learning” dan sudah mendukung hingga 300TOPS dari komputasi 8-bit. Playstation Spectral Super Resolution (PSSR), solusi upscaling dari Sony, akan memakan sekitar 250MB dan akan akan memiliki latency sekitar 2ms saat melakukan proses upscaling dari 1080p ke 4K dan Sony sedang mengusahakan dukungan terhadap upscaling ke 8K.
Sumber: GSMArena










